Jumat, 12 April 2013

Presiden PKS Anis Matta Islamkan Ekspatriat AS



pkspasarmanggis - Soal hidayah, itu memang sepenuhnya menjadi prerogatif Allah SWT. Tak seorangpun tahu kapan dan bagaimana hidayah ke-Islaman itu merasuk ke dalam jiwa manusia.

Orang yang saat ini sangat membenci bahkan menjadi musuh Islam, bisa jadi sebelum akhir hayatnya kelak menjadi orang terdepan dalam membela agama Allah setelah hidayah menyentuh fitrah jiwanya. Begitupun sebaliknya. Orang yang saat ini hidup dalam naungan Islam, bisa jadi ketika hidayah terlepas dari fitrahnya, suatu saat dia menjadi orang yang bersuara lantang menentang Islam.

Fenomena hidayah inilah yang tak seorangpun dapat menyangka. Fenomena ini pula yang terjadi pada seorang ekspatriat asal negeri Paman Sam, Amerika Serikat bernama Antony Todd Foster.

Hidayah Allah menjemput fitrah jiwanya tepat di hari Jumat. Foster yang saat menerima hidayah sedang berada di Balikpapan, dipertemukan Allah dengan Anis Matta, Presiden PKS yang sedang berkunjung ke provinsi Kaltim, Jumat (12/4/2013).

Usai memberikan menunaikan salat dan menjadi khatib di Masjid Istiqomah, Balikpapan, Anis diminta kesediaannya oleh pengurus masjid untuk memandu proses keberislaman Foster. Proses mualaf Foster disaksikan ratusan jamaah di masjid raya tersebut.

Perlahan-lahan mantan Wakil Ketua DPR tersebut membimbing Foster untuk mengucap dua kalimat syahadat. Terbata-bata, Foster berupaya mengucap kalimat itu dengan baik. Begitu selesai mengucap kalimat syahadat, takbir dari ratusan jamaah yang menjadi saksi bergema.

Tak hanya membimbing proses keislaman Foster, Anis Matta juga menghadiahi nama baru untuk Foster dengan menambahi kata 'Muhammad' di depan kata namanya yang terakhir.

Dalam bahasa Inggris, Anis lalu menyampaikan sejumlah pesan dan nasehat kepada Foster tentang kewajiban dan hak yang baru bagi seorang muslim muallaf.

Antara Habibie dan Anis Matta



pkspasarmanggis - Presiden Republik Indonesia ke 3 Prof. Dr. Ing. BJ Habibie merupakan salah satu pemimpin negara yang mampu menginspirasi. Cerita perjalanan hidup Habibie mampu membangkitkan semangat perjuangan anak bangsa. Suka duka perjuangan Habibie ibarat sebuah drama yang menembus batasan jiwa, sehingga tak heran jika ada tetesan air mata dan semangat bergelora saat menonton film Habibie dan Ainun.

Drama kehidupan Habibie mengajarkan tentang cinta yang beriringan dengan kehidupan politik dan kekuasaan. Cinta Habibie kepada bangsa dan rakyat Indonesia begitu mendalam, sehingga tidak bisa dibius oleh nafsu kekuasaan.

Ada persamaan antara mantan Presiden Republik Indonesia BJ Habibie dengan Presiden PKS Anis Matta. Mereka sama-sama mengajarkan cinta dalam kehidupan politiknya. Mereka sama-sama mencintai rakyat dan negara Indonesia. Mereka sama-sama berjuang dalam meperbaiki kehidupan bangsa dengan cinta.

Pelajaran cinta dalam politik dan kekuasaan yang dipraktekkan oleh Habibie ternyata mampu menginspirasi kader PKS. Presiden PKS Anis Matta juga mengambil banyak pelajaran dari kisah perjuangan Habibie.

Untuk menghormati jasa Prof. Dr. Bacharudin Jusuf Habibie, PKS menobatkannya sebagai Guru Demokrasi Bangsa. Penghargaan itu diberikan atas dasar teladan kepempinan yang demokratis selama masa kepemimpinan Habibie dalam membangun bangsa Indonesia.

Penghargaan itu disampaikan oleh Presiden PKS, Anis Matta usai acara Dialog Demokrasi dan Peradaban yang digelar dalam rangka peringatan hari jadi PKS ke-15, di Jakarta, Kamis (11/4/2013) kemarin.

“Pak Habibie adalah sosok spesial bagi PKS. Inspirasinya mengajarkan bahwa politik dan kekuasaan harus didekati dengan cinta dan bukan untuk kepentingan pragmatis dan golongan semata. Inilah Budaya politik yang menjadi inspirasi bagi PKS,” kata Anis Matta.

Habibie punya cinta yang begitu besar kepada negara, Anis Matta dan kader PKS juga punya budaya politik dengan cinta.”Politik menjadi lebih manfaat, lebih adil dan lebih indah dengan cinta. Kata Jalaluddin Rumi, jika ada cinta dalam hatimu, pasti ada cinta pada yang lain,” kata Anis dalam orasinya di Hotel Lombok Raya, Nusa Tenggara Barat, Minggu (7/4/2013) lalu.

Dikatakan Anis Matta, pelajaran penting dari Habibie adalah pada kemampuannya untuk mendekati politik dan kekuasaan dengan cinta. Bagi Habibie, meninggalkan kekuasaan bukanlah sesuatu yang harus diratapi dengan kesedihan. Hal itulah yang juga harus dilakukan sebagai budaya politik PKS.

“Seseorang yang merebut kekuasaan dengan cinta maka akan meninggalkan kekuasaan dengan cinta. Cinta yang besar kepada rakyat daripada kepentingan pragmatisnya. Inilah budaya politik yang diajarkan Pak Habibie dan menjadi inspirasi PKS untuk terus berkiprah dalam demokrasi.Kekuasaan dan politik adalah sarana untuk menuju kesejahteraan rakyat,” kata Anis seraya menyemangati kader PKS lainnya.

Ketua Fraksi PKS DPRRI, Hidayat Nurwahid, menyatakan Habibie meninggalkan pesan demokrasi yang monumental bagi bangsa Indonesia seperti kebebasan pers, keran politik untuk berdirinya parpol baru dan otonomi daerah.

Hidayat Nurwahid Berharap, penghargaan bagi Habibie meningatkan generasi muda dan pemimpin saat ini untuk menjaga nilai-nilai demokrasi. Karena itu,dasar-dasar demokrasi sudah diletakkan oleh para founding fathers dan disegarkan oleh Habibie.

“PKS berharap, Pak Habibie dapat terus memberikan sumbangsih bagi bangsa ini. Menularkan jiwa demokrasi kepada anak-anak muda, dan memotivasi bangsa ini untuk selalu menjaga Indonesia sebagai Negara demokratis terbesar di dunia,” ujar Hidayat.


Sumber : SuaraRepublika

Kritik dan Saran Fraksi PKS atas Raperda Kesejahteraan Sosial



pkspasarmanggis - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang disusun oleh Gubernur DKI Jakarta telah mendapat tanggapan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Mengenai Raperda Kesejahteraan Sosial, ada beberapa kritik dan saran yang diajukan oleh Fraksi PKS agar Raperda tersebut menjadi lebih baik. Hal itu disampaikan langsung oleh Muhammad Gunawan dalam pemandangan umum terhadap Raperda Kesejahteraan Sosial di Jakarta, Kamis (11/4/2013).

Ada enam poin yang menjadi sorotan sebagai bentuk koreksi dari Fraksi PKS. Pertama, isi Raperda Kesejahteraan Sosial tidak memuat secara jelas bentuk peran aktif masyarakat dalam penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial dan
bentuk koordinasinya dengan Pemerintah Daerah.

“Rancangan Perda ini juga tidak memuat bagaimana pelibatan masyarakat dalam penyusunan Rencana Induk Kesejahteraan Sosial Daerah (RIKSD) sebagaimana dimuat dalam Pasal 7 ayat (2) dari Raperda ini,” ujar Muhammad Gunawan seraya meminta penjelasan kepada Gubernur.

Sarannya, kata Gunawan, seharusnya elemen masyarakat dari para pegiat Kesejahteran Sosial dilibatkan dalam penyusunan RIKSD.

Kedua, isi Raperda Kesejahteraan Sosial terkait gender tidak dijelaskan secara definitif apa itu gender. Sarannya, perlu kerangka berpikir yang jelas dan pemahaman yang benar tentang gender sebagai sasaran dalam suatu kebijakan.

“Jika yang dimaksud adalah perlindungan dan jaminan kesejahteraan khusus bagi gender tertentu, maka seharusnya hal ini masuk dalam pembahasan pada perda-perda yang lebih sektoral agar memiliki posisi yang lebih kuat dan tetap dalam perspektif yang benar tentang gender,” kata Gunawan.

Ketiga, kesejahteraan keluarga dalam Raperda ini dibangun dengan perspektif pemberdayaan dan penguatan ekonomi keluarga yang perlu dilakukan oleh pemerintah. Dengan perspektif itu dikhawatirkan oleh Fraksi PKS akan mengabaikan kewajiban pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan dasar penduduk tersebut.

“Seharusnya penyelenggaraan kesejahteraan sosial diawali dengan komitmen untuk menjaminan penyediaan kebutuhan dasar bagi penduduk dari Pemerintah Daerah. Selain itu pemberdayaan ekonomi sebagai salah satu pilar pentingnya,” saran Gunawan kepada Gubernur.

Keempat, Fraksi PKS menyoroti pengaturan terkait pelayanan kesejahteraan sosial anak sebagaimana yang diatur dalam Pasal 17 yang disusun dengan pendekatan hak untuk mendapat pelayanan kesejahteran sosial.

Padahal, seharusnya pengaturan diibuat berdasarkan pendekatan kewajiban Pemerintah Daerah untuk memberikan pelayanan kesejahteraan sosial bagi anak. “Dengan demikian, tanpa harus adanya tuntutan atas hak tersebut, Pemerintah Daerah memliki kewajiban untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kesejahteraan sosial bagi anak,” kata Gunawan.

Dikatakan Gunawan, dalam melaksanakan kewajiban tersebut Pemerintah dapat bekerjasama dengan berbagai pihak. Dengan demikian perhatian Pemerintah Daerah terhadap pemenuhan kesejahteraan sosial anak-anak menjadi lebih maksimal.

Kelima, Fraksi PKS melihat tidak adanya integrasi pengaturan kesejahteran dan perlindungan sosial dengan kebijakan kependudukan, khususnya pengendalian penduduk pendatang serta penyadaran kepada masyarakat.

Hal ini dikhawatirkan fungsi Peraturan Daerah ini tidak membuahkan hasil yang signifikan, sehingga hanya menghabiskan biaya yang besar.

Keenam, dalam bidang penanggulangan kemiskinan, Rancangan Perda ini hanya menyatakan bahwa penanggulangan kemiskinan berpedoman pada RPJMD, RPJPD dan RIKSD. Padahal, kata Gunawan, pemerintah pusat sudah sejak tahun 2004 memiliki Strategi Nasional Penganggulangan Kemiskinan (SNPK) dan memberi
amanat kepada daerah untuk menyusun blueprint Strategi Daerah Penanggulangan Kemiskinan (SDPK).

Dengan demikian, Raperda Kesejahteraan Sosial seharusnya menjadi momentum untuk mewajibkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyusun strategi daerah untuk penanggulangan kemiskinan di Jakarta. Tentu caranya yang disesuaikan dengan situasi kemiskinan di Jakarta.

Selain itu, tekait Raperda Kesejahteraan Sosial, Fraksi PKS mendukung dibukanya ruang kerjasama antara pemerintah dengan berbagai pihak dan adanya penghargaan bagi para pegiat kesejahteraan sosial di DKI Jakarta.


Sumber : SuaraRepublika

Milad ke 15, PKS usung tagline baru bertema cinta



pkspasarmanggis - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Secara resmi mengusung tagline baru sejak Kamis (11/4/2013) atau sepekan jelang Milad PKS yang ke 15 yang akan di selenggarakan di Semarang, Jawa Tengah. Tagline yang baru tersebut adalah cinta, kerja, dan Harmoni.

Seperti diketahui, tagline bersih, peduli, dan profesional digunakan PKS sejak beberapa periode terakhir. Sebelumnya PKS mengusung tagline bersih dan peduli.

Adanya kata cinta dalam tagline PKS kali ini sejalan dengan misi yang dibawa oleh Presiden PKS, Muhammad Anis Matta, Lc, dimana Anis membawa politik cinta ke dalam ranah demokrasi.

Melalui akun twitternya, politisi PKS Fahri Hamzah menjelaskan politik cinta yang dibawa oleh Anis Matta.

“Presiden @anismatta telah menulis banyak tentang cinta. Dan kini ia ingin membawanya ke dalam politik,”katanya dalam akun @Fahrihamzah.

Dalam beberapa kesempatan temu kader dan konsolidasi di berbagai wilayah, Anis Matta sering mengungkapkan bahwa cinta harus dibawa ke dalam dunia politik, karena tanpa cinta politik akan terasa galak.

“Justru karena keadaan kita seperti itu di mana politik menjadi permainan yang berbahaya, cinta harus hadir. Justru karena politik semakin keras dan kejam maka cinta harus hadir. Justru karena kekuasaan semakin mendominasi makna politik, maka cinta harus melembutkan nya,” kata Anis Matta dalam berbagai forum internal PKS.

Dengan tagline baru ini, dipastikan PKS akan membawa semangat dan ruh perjuangan baru untuk mewujudkan target pencapaian 3 besar di Pemilu 2014 mendatang.

Rabu, 10 April 2013

PKS Jadi yang Pertama Daftarkan Caleg ke KPUD



pkspasarmanggis - Setelah mengalami penundaan dihari perdana dibukanya pendaftaran, akhirnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merampungkan penyerahan Daftar Calon Sementara (DCS). Berkas diantar langsung oleh Ketua DPW PKS Jakarta, Selamat Nurdin yang didampingi ketua pemenangan, Tubagus Arif serta rombongan ke kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta di Jalan Budi Kemuliaan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (10/4) siang.

Meski sempat tertunda satu hari dari waktu yang ditargetkan, PKS tetap menjadi partai pertama yang menyerahkan.berkas DCS. Hal tersebut disampaikan oleh Sumarno, Ketua Pokja Pencalonan DPRD DKI Jakarta. “Sampai saat ini baru PKS yang sudah datang menyerahkan berkas. Ada 100 caleg yang didaftarkan untuk 10 dapil” ungkap Sumarno.

Sementara itu, Selamat Nurdin menungkapkan bahwa langkah cepat yang dilakukan oleh PKS menunjukkan kesiapan yang sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari.

“Langkah segera yang kita lakukan adalah bukti bahwa kita siap. Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, caleg PKS bukan orang-orang yang ujug-ujug begitu saja menjadi caleg, melainkan mereka yang sudah melewati proses panjang yang diterapkan oleh partai” tutur ketua komisi B DPRD DKI tersebut.

Terkait masih terdapatnya beberapa kekurangan, Selamat Nurdin mengungkapkankan hal tersebut akan dituntaskan dalam satu hingga dua hari ke depan.

“Alhamdulillah PKS DKI Jakarta sudah daftarkan 100 caleg, 65 laki-laki dan 35 perempuan. Walau masih ada perbaikan administrasi, insyaAllah satu dua hari akan tuntas,” tutup Selamat.

Pengembangan Kurikulum Jangan Abaikan Amanat Konstitusi



pkspasarmanggis - Anggota Panja Kurikulum Komisi X DPR RI Ahmad Zainuddin, menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan memaksakan terlaksananya kurikulum baru di bulan Juli 2013 nanti. Pasalnya banyak persoalan yang harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum kurikulum baru tersebut dapat dilaksanakan secara utuh.

Menurutnya, pendidikan nasional yang berfungsi sebagai upaya pengembangan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, seharusnya dapat direalisasikan oleh pemerintah melalui konstruksi pengembangan kurikulum yang terpadu dan holistik.

Mencermati perubahan kurikulum yang dilakukan oleh pemerintah sampai saat ini, sesungguhnya belum mencerminkan tujuan pendidikan nasional seutuhnya. Ditegaskannya bahwa UUD 45 Pasal 31 telah menggariskan tentang “Pendidikan nasional yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Kemudian dalam UU Sisdiknas dijelaskan bahwa; “Tujuan pendidikan adalah sebagai sarana berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”. Seakan tujuan di atas hanya sebatas jargon yang sewaktu-waktu dapat di abaikan, ujar legislator PKS ini.

“Kenyataan di lapangan, perubahan kurikulum yang terjadi sejak tahun 1947 hingga tahun 2013 ini, amanat konstitusi tersebut menjadi terabaikan. Selama ini perubahan kurikulum harus melalui persiapan yang matang dari segi konsep, sumber daya manusia dan sarana prasarana pendukung lainnya. Jika hal ini tidak dilakukan maka tentu akan sangat mempengaruhi proses pembinaan dan pendidikan nasional,” ungkapnya.

Dikatakannya bahwa proses pembelajaran sesungguhnya tidak hanya ditujukan pada anak didik saja, akan tetapi pembelajaran juga ditujukan bagi pengelola maupun pendidik itu sendiri. “Adapun kesiapan guru, kesiapan sarana buku dan juga kesiapan manajemen sekolah belum optimal itu adalah beberapa faktor yang juga mempengaruhi hasil dari pendidikan. Di sinilah aspek yang melemahkan konsep tematik dan integratif jika diterapkan tidak menyeluruh,” jelas Zainuddin.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pengembangan kurikulum mutlak dilaksanakan demi perbaikan kualitas mutu pendidikan. “Akan tetapi proses pengembangan kurikulum juga mutlak menjalankan amanat konstitusi bangsa. Jika dilihat dari tujuan pendidikan nasional di atas, maka secara substansi pendidikan nasional itu harusnya bersifat integratif dan holistik,” tambahnya lagi.

Jika dari segi konsep, legislator dapil DKI Jakarta 1 ini menginginkan agar konten kurikulum dapat mengintegrasikan seluruh muatan pelajaran terhadap nilai-nilai akhlak mulia dan budi pekerti. Sedang dalam implementasi pelaksanaannya, sistem pendidikan itu harusnya terpadu dan menyeluruh baik dari sisi konsep, konten, dan juga prosesnya.

Adapun dalam segi penyiapan SDM guru misalnya, Zainuddin menilai sangat dibutuhkan waktu pelatihan yang cukup panjang, karena jika pelatihan dilakukan dalam jangka waktu yang singkat tentu akan mempengaruhi tingkat penguasaan guru untuk memahami sebuah konsep kurikulum maupun metode dan strategi implementasinya di kelas,” tegasnya.

“Pemerintah bisa dianggap lalai dan mengabaikan amanat undang-undang tentang pendidikan akhlak mulia dan budi pekerti karena belum terintegrasinya pendidikan akhlak mulia dan budi pekerti dalam setiap kurikulum mata pelajaran. Kita sudah mulai kehilangan karakter dan jati diri bangsa.

Olehnya itu, Zainuddin berharap penataan sistem pendidikan kita lebih fokus dalam menjalankan amanat konstitusi negara. “Dengan pijakan tersebut, diharapkan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dapat tercapai jika dilakukan dengan jalur konstitusi yang terpadu dan menyeluruh pada semua sendi dan pilar kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya

9 Alasan Aku Jadi Kader PKS!



pkspasarmanggis - Meskipun PKS alias Partai Keadilan Sejahtera didera dan dibenci. Meskipun PKS dijadikan alat pencitraan partai lain. Meskipun PKS dianggap sebagai partai yang tidak islami. Meskipun PKS dicemooh dan diolok-olok oleh musuh-musuh Allah. Meskipun PKS dan kader PKS dianggap sebagai pendukung partai taklid. Meskipun PKS dianggap sama dengan partai sekuler yang juga korup. Meskipun PKS dihujat habis-habisan. Bagiku PKS tetaplah yang terbaik. Aku tetap istiqomah dan mendukung PKS apapun yang terjadi. Aku memiliki 10 alasan untuk tetap istiqomah mendukung PKS.

Satu, PKS satu-satunya partai yang didukung oleh umat Islam. Jadi sebagai seorang muslim saya wajib dan fardhu ain untuk mendukung PKS.

Dua, PKS satu-satunya partai dakwah Islam di Indonesia yang membawa beban berat mengidentifikasi diri sebagai partai Islam dan representasi Islam. PKS mewakili kebenaran dan keindahan Islam sebagai rahmatan lil alamin. Untuk itu segala perbuatan PKS harus islami dan tak boleh melenceng dari agama Islam. Untuk itu, tidak ada sama sekali perbuatan kader dan elite PKS yang menunjukkan perbuatan buruk dan mereka cenderung maksum.

Ketiga, PKS satu-satunya partai yang menjamin keselamatan hidup di dunia dan akhirat. Buktinya setiap perbuatan dihubungkan dengan keimanan dan keselamatan fid dunya wal akhirah.

Keempat, PKS satu-satunya partai paling bersih dan peduli terhadap kehidupan bersih dan anti terhadap korupsi, kolusi dan nepotisme. Tidak ada satu pun kader PKS yang terlibat kasus KKN apapun selama PKS menjadi partai politik dan insya Allah sampai akhir zaman.

Kelima, PKS satu-satunya partai yang mengenal tabayun, usroh - gerakan dakwah syiar bawah tanah di kampus-kampus secara diam-diam dan klandestin yang dilanjutkan dengan rohis dan pengajian-pengajian kampus. Inilah yang menjamin kaderisasi yang brilian sepanjang massa. Dengan demikian PKS menjadi satu-satunya partai politik yang selama bumi masih berputar dan matahari masih terbit dari barat atau timur sebagai mana diyakini oleh kader PKS - asalkan informasinya dari elite PKS akan dipercayai - maka Insya Allah atas kehendak Allah SWT PKS akan tetap berdiri sebagai partai sampai akhir zaman. Allahumma Amin.

Keenam, PKS adalah satu-satunya parpol di Indonesia yang melakukan pelatihan, pengkaderan secara sistematis, terencana dengan melakukan brainwashing secara total sehingga menciptakan kaderisasi yang militant. Kader PKS dikenal unggul dalam hal taklid dan kejumudan yang mengakar dan disertai oleh sudut pandang egosentris yang berkecenderungan membabihutanbutakan semua hal yang berada di luar kemampuan berpikir para kader. Sistem susunisasi top down dari elite kepada grass root diyakini sebagai kebenaran mutlat adalah alat efektif menopang keberadaan dan kesetiaan para kader PKS kepada perjuangan dan agama PKS.

Ketujuh, PKS adalah satu-satunya partai yang menjamin keselamatan hidup di dunia dan akhirat bagi para kadernya jika menjalankan syariat Islam, perintah Allah SWT, perintah Rasulullah SAW, ajaran para alim ulama cerdik pandai dan terpenting pula ajaran para elite partai yang sekaligus sebagai ustadz - tak ada partai lainnya yang para pemimpin dan elite partainya adalah para utdaz dan ustadzah seperti ustadz Anis Matta, mubalighoh Luthfi Hasan Ishaaq, dan masih banyak yang lainnya seperti Ustadz Tifatul Sembiring dan ustadz yang sudah tidak aktif lagi karena sibuk berpolitik dan menjadikan politik sebagai ganti berdakwah, Hidayat Nur Wahid.

Delapan, kader PKS paling pintar beropini dan sangat sopan dalam mengomentari dan menerima kritikan dari para musuh PKS yang melakukan serangan. Para kader PKS pun terkenal sebagai ksatria dan selalu memakai akun kloningan sebagai bentuk perjuangan membela PKS agar bisa berbicara paling keras sekalipun tak akan ada risiko.

Sembilan, PKS adalah partai yang selalu menjadi sasaran konspirasi baik internal maupun eksternal PKS. Salah satu bentuk nyata konspirasi tersebut dialamatkan kepada Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq yang dituduh tidak melakukan korupsi, namun justru dicokok KPK sebagai koruptor. Lebih parah lagi konspirasi itu disertai dengan upaya menjelek-jelekkan PKS dengan gratifikasi seks yang diperankan oleh kader PKS Ustadz Achmad Fathanah dan mahasiswi Maharany Suciono. Ini benar-benar fitnah keji terhadap elite PKS.

Itulah 10 alasanku jika aku menjadi kader PKS, namun ternyata banyak juga yang tidak mendukung PKS sama sekali oleh karena kesembilan hal tersebut! Apakah dengan paparan ini Anda masih tidak mendukung PKS? Subkhanallah!

Salam bahagia ala saya!


Sumber: Kompasiana

Selasa, 09 April 2013

PKS Haramkan Kadernya Melancong



pkspasarmanggis - Majelis Syuro PKS melarang kadernya yang duduk di DPR melakukan kunjungan ke luar negeri. Larangan ini diputuskan berdasarkan masukan dari masyarakat.

Makanya, Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS Indra mengaku tidak akan ikut melancong Rancangan Undang-Undang (RUU) Advokat atau pun RUU lainnya yang sementara dibahas DPR.

Keputusan itu menurut Indra diambil berdasarkan masukan masyarakat. “Majelis Syuro memutuskan untuk anggota PKS di DPRD dan DPR tidak ikut studi banding,” ucap Indra di di DPR, Jakarta, Senin (8/4).

Indra sendiri enggan menanggapi langkah yang diambil PKS sebagai upaya pencitraan. Ia beralasan keputusan itu sudah diperintahkan Majelis Syuro.

“PKS melihat itu. Hasil masukan kita pelajari, kita putuskan. Sebagai wakil rakyat kita harus mendengar. Ini sikap politik dari PKS,” tandasnya.

Selain itu sambung Indra, kader PKS saat ini juga mempunyai banyak kegiatan di daerah pemilihan (Dapil) sehingga tidak memungkikan untuk ikut ke luar negeri. “Karena banyak agenda di dapil yang harus dikerjakan sampai selesai (2014),” ujar Indra

Sumber: Dakwatuna

PKS: Penegakan Hukum Sedang Sakit



pkspasarmanggis - Maraknya tindak kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok oknum premanisme dan kelompok organisasi massa sebagai bentuk bahwa penagakan hukum di tanah air sedang sakit.

Misalnya, pembunuhan terhadap anggota Kopassus di sebuah kafe di Jogjakarta.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bidang Humas, Mardani Ali Serra mengatakan, tindakan kekerasan sampai pada pembunuhan seorang aparat TNI dianggap sebagai sakitnya hukum di Indonesia.

“Ada yang sakit dengan penegakkan hukum kita. Kenyataan premanisme dan organisasi yang menggunakan cara kekerasan bisa eksis merupakan contoh jelas,” kata Mardani, kepada wartawan, Jakarta, Senin (8/4/2013).

Kendati demikian, lanjut Mardani, tindakan penyerangan terhadap Lapas Cebongan yang menewaskan empat tahanan yang dilakukan oknum Kopasus tetap tidak dapat dibenarkan.

“Selemah-lemahnya hukum tidak dapat jadi alasan untuk bertindak diluar koridor,” tegasnya.

“Secara perasaan bisa dimaklumi. Tapi tidak bisa dibenarkan. Pengadilanlah sebagai wadah menemukan kebenaran dalam negara hukum di dunia ini,” lanjutnya.

Sumber: Dakwatuna

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More